<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog Kampus Media Informatika Cendekia</title>
	<atom:link href="http://blog.mic.ac.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://blog.mic.ac.id</link>
	<description>ngblog ga perlu nunggu kaya</description>
	<lastBuildDate>Mon, 29 Mar 2010 14:17:15 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Pembuatan Chip Processor di Pabrik Intel</title>
		<link>http://blog.mic.ac.id/2010/03/pembuatan-chip-processor-di-pabrik-intel/</link>
		<comments>http://blog.mic.ac.id/2010/03/pembuatan-chip-processor-di-pabrik-intel/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 14:11:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hardware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mic.ac.id/blog/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah ilustrasi bagaimana chip dibuat. Artikel dan gambar-gambar di bawah ini mendemonstrasikan tahap-tahap proses bagaimana memproduksi sebuah CPU (central processing unit), yang digunakan di setiap PC di dunia saat ini. Anda akan melihat sekilas beberapa pekerjaan yang luar biasa ini dilakukan tiap hari di pabriknya di Intel.

1. Sand (Pasir)Pasir – terutama Quartz – memiliki [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini adalah ilustrasi bagaimana chip dibuat. Artikel dan gambar-gambar di bawah ini mendemonstrasikan tahap-tahap proses bagaimana memproduksi sebuah CPU (central processing unit), yang digunakan di setiap PC di dunia saat ini. Anda akan melihat sekilas beberapa pekerjaan yang luar biasa ini dilakukan tiap hari di pabriknya di Intel.</p>
<p><span id="more-13"></span></p>
<div><strong>1. Sand (Pasir)</strong>Pasir – terutama Quartz – memiliki persentase tinggi dari Silicon dalam pembentukan Silicon dioksida (SiO2) dan nerupakan bahan dasar untuk produksi semikonduktor.<img class="alignnone" src="http://lh4.ggpht.com/_iRCt-m6tg6Y/SnVBCMdeSqI/AAAAAAAALKg/kfTYfyQK2q4/chip-sand-ingot_1.jpg" alt="" width="615" height="351" /></p>
<div><strong>2. Silikon Cair</strong></div>
<div>Silikon dimurnikan dalam tahap berlapis untuk akhirnya nencapai kualitas produksi yang disebut Electronic Grade Silicon (EGS). EGS mungkin hanya mengandung sebuah atom asing setiap satu triliun atom Silikonnya. Pada gambar di bawah ini Anda bisa lihat bagaimana sebuah kristal besar tumbuh dari silikon cair yang dimurnikan. Hasilnya adalah kristal tunggal yang disebut Ingot.</div>
<div>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 625px"><img src="http://lh5.ggpht.com/_iRCt-m6tg6Y/SnUwHCSHg8I/AAAAAAAALKc/05qpMKDPdxk/chip-sand-ingot_2.jpg" alt="" width="615" height="418" /><p class="wp-caption-text">Silikon cair – skala: level wafer (~300mm / 12 inch)</p></div>
<div><strong>3. Kristal Silikon Tunggal – Ingot</strong></div>
<div>Sebuah ingot dibuat dari Electronic Grade Silicon. Sebuah ingot memiliki berat sekitar 100 kilogram (220 pound) dan memiliki kemurnian Silicon 99.9999%.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 625px"><img src="http://lh3.ggpht.com/_iRCt-m6tg6Y/SnVBCbqYTWI/AAAAAAAALKk/8VjslZaHP1g/chip-sand-ingot_3.jpg" alt="" width="615" height="425" /><p class="wp-caption-text">Mono-crystal Silicon Ingot — scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p></div>
<div>
<div><strong>4. Pengirisan Ingot</strong></div>
<div>Ingot kemudian diiris menjadi disc-disc silikon individual yang disebut wafer.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 625px"><img src="http://lh4.ggpht.com/_iRCt-m6tg6Y/SnVHM4JbPTI/AAAAAAAALKs/8QSrukFpY2s/chip-ingot-wafer_5.jpg" alt="" width="615" height="416" /><p class="wp-caption-text">Ingot Slicing — scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p></div>
<div><strong>5. Wafer</strong>Wafer-wafer ini dipoles sedemikian rupa hingga tanpa cacat, dengan permukaan selembut kaca cermin. Intel membeli wafer-wafer siap produksi itu dari perusahaan pihak ketiga. Process rumit 45nm High-K/Metal Gate oleh Intel menggunakan wafer dengan diameter 200 milimeter. Saat Intel mulai membuat chip-chip, perusahaan ini mencetak sirkuit-sirkuit di atas wafer 50 milimeter. Dan untuk saat ini menggunakan wafer 300mm, yang menghasilkan penghematan biaya per-chip.</p>
<div class="wp-caption alignnone" style="width: 625px"><img title="Wafer — scale: wafer level (~300mm / 12 inch)" src="http://lh6.ggpht.com/_iRCt-m6tg6Y/SnVHNMuovzI/AAAAAAAALKw/ANTGdL172EA/chip-ingot-wafer_6.jpg" alt="" width="615" height="349" /><p class="wp-caption-text">Wafer — scale: wafer level (~300mm / 12 inch)</p></div>
<div><strong>6. Mengaplikasikan Photo Resist</strong>Cairan (warna biru) yang di tuangkan di atas wafer saat diputar adalah sebuah proses dari photo resist yang sama seperti yang kita kenal di film untuk fotografi. Wafer diputar selama tahap ini untuk membuatnya sangat tipis dan bahkan mengaplikasikan layer photo resist.</p>
</div>
<div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mic.ac.id/2010/03/pembuatan-chip-processor-di-pabrik-intel/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blog MIC Cikarang kembali berkibar</title>
		<link>http://blog.mic.ac.id/2010/03/blog-mic-cikarang-kembali-berkibar/</link>
		<comments>http://blog.mic.ac.id/2010/03/blog-mic-cikarang-kembali-berkibar/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 29 Mar 2010 13:02:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[blog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mic.ac.id/blog/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Di era informasi "ngeblog"  bisa dibilang sudah menjadi kewajiban dan kebutuhan. Dengan "ngeblog" pertukaran informasi menjadi semakin cepat.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mic.ac.id/blog/wp-content/uploads/2010/03/create-new-blog-commoncraft-0.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-6" title="create-new-blog-commoncraft-0" src="http://mic.ac.id/blog/wp-content/uploads/2010/03/create-new-blog-commoncraft-0.jpg" alt="" width="191" height="191" /></a>Cikarang &#8211; Blog adalah kependekan dari Weblog, istilah yang pertama kali digunakan oleh Jorn Barger pada bulan Desember 1997. Jorn Barger menggunakan istilah Weblog untuk menyebut kelompok website pribadi yang selalu diupdate secara kontinyu dan berisi link-link ke website lain yang mereka anggap menarik disertai dengan komentar-komentar mereka sendiri.</p>
<p><span id="more-5"></span></p>
<p>Di era informasi &#8220;ngeblog&#8221;  bisa dibilang sudah menjadi kewajiban dan kebutuhan. Dengan &#8220;ngeblog&#8221; pertukaran informasi menjadi semakin cepat.</p>
<p>Blog dapat dikategorikan sebagai e learning, dalam tulisannya Rosenberg (2001) beliau mengungkapkan bahwa e learning merujuk pada penggunaan teknologi internet untuk mengirimkan serangkaian solusi yang dapat meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan. Sebuah blog dapat dijadikan media belajar interaktif, misalnya sebuah komunitas guru di sebuah sekolahan rame-rame membuat blog yang  isi atau konten sebuah blog menyangkut mata pelajaran yang di ampu masing-masing guru. Kemudian ada siswa yang mengakses blog tersebut, Si siswa mengisi comment di blog, sehingga terjadi komunikasi dalam sebuah blog tanpa di batasi sebuah protokoler antara guru dan murid. Dalam hitungan saat ini jumlah mata pelajaran di sekolah tidak lebih dari 20 macam. Jadi jika setiap kabupaten ada guru yang aktif ngeblog untuk 1 fokus pelajaran tertentu maka pendidikan Indonesia dengan cepat majunya. Sebab isi blog bisa apa saja, bahkan akan sangat menggigit. Dan tidak  akan keluar jalur, karena pengunjung blog bisa saja memberi kritiknya. Setidaknya Ini demi penghematan biaya yg harus dikeluarkan untuk kegiatan sosialisasi atau penataran2 yg kadang tidak ada ujung-nya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://blog.mic.ac.id/2010/03/blog-mic-cikarang-kembali-berkibar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

